Peduli Kesehatan Mental, UPT SMP Negeri 2 Jatirogo Gelar Sosialisasi P3LP Bersama Puskesmas
Kabar Seroja, (24/4/2026). Dalam upaya membentuk generasi yang sehat tidak hanya secara fisik tetapi juga mental, UPT SMP Negeri 2 Jatirogo bekerja sama dengan pihak Puskesmas Jatirogo menggelar kegiatan sosialisasi P3LP (Penerapan Pertolongan pada Luka Psikologis). Kegiatan ini menghadirkan narasumber, yaitu Ibu Ninik Sugiyanti, S.Kep.Ners. KaTU Puskemas Jatirogo dan bapak Kodir Agung Setiyawan yang memberikan edukasi langsung kepada para siswa.
Sosialisasi ini diikuti oleh 16 peserta yang merupakan anggota kader PMR (Palang Merah Remaja) di UPT SMP Negeri 2 Jatirogo. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan interaktif, serta didampingi langsung oleh Ibu Muawanah S.Pd. selaku pembina PMR.

Dalam penyampaian materi, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya kesehatan jiwa remaja, serta karakteristik Gen Z yang rentan mengalami stres. Selain itu, dijelaskan bahwa masa remaja merupakan fase penuh perubahan, baik dari segi fisik, emosi, maupun kognitif. Emosi remaja yang cenderung lebih intens dan fluktuatif menjadi hal yang wajar, namun tetap perlu dikelola dengan baik.
Materi utama yang disampaikan adalah mengenai P3LP sebagai pertolongan pertama pada luka psikologis, yaitu bantuan dasar yang dapat diberikan kepada seseorang yang sedang mengalami tekanan mental. Peserta diajarkan untuk lebih peduli, seperti mendengarkan, memberikan dukungan, serta memahami tindakan yang tepat dalam membantu teman.

Dalam salah satu slide yang ditampilkan, terdapat kutipan inspiratif dari Taylor Swift yang berbunyi, “No matter what happens in life, be good to people. Being good to people is a wonderful legacy to leave behind.” Kutipan tersebut mengingatkan akan pentingnya bersikap baik dan peduli terhadap sesama.
Kegiatan semakin menarik saat memasuki sesi tanya jawab. Salah satu peserta, Queen Lativa Alexandra Bahtiar 8A, mengajukan pertanyaan mengenai cara mengatasi stres ketika tidak memiliki tempat untuk berbagi. Ia menanyakan, “Bagaimana jika kita sedang merasa stres, tetapi tidak memiliki tempat untuk berbagi? Selain itu, apa saja cara lain yang bisa dilakukan untuk mengatasinya?”
Menanggapi hal tersebut, narasumber menjelaskan bahwa stres tetap dapat dikelola dengan cara positif, seperti rajin berolahraga, menjaga pola makan sehat, serta menghindari perilaku negatif seperti merokok dan kebiasaan buruk lainnya.
Selain itu, peserta lainnya, Saputri Aliya Ningrum 7c juga mengajukan pertanyaan tentang cara mengenali gangguan mental. Ia bertanya, “Bagaimana cara mengetahui apakah seseorang mengalami gangguan mental atau depresi?”
Narasumber menjawab bahwa tanda-tandanya dapat dikenali dari perubahan perilaku, seperti menjadi lebih tertutup, sering menyendiri, kehilangan semangat, serta mulai menjauh dari lingkungan sosial.
Adapun 16 peserta PMR yang mengikuti kegiatan ini, yaitu:
1. QUEEN LATIVA ALEXANDRA BAHTIAR 8A
2. KHARISMA DWI CAHYANTI 8A
3. JEAN EGISTANJA DWI REGINA PUTRI 8A
4. YUNITA DWI GISKA 8B
5. NURUL AFIYAH 8B
6. EVA RAHAYU ELVIANA 8D
7. FITRI NUR AISYAH 8D
8. NAILA ANINDITA DAMAYANTI 8E
9. SITI MUTMA'INAH 8E
10. PRITA DWI APRELIA 8G
11. SAPUTRI ALIYA NINGRUM 7C
12. AULIA JANITRA SABIYA RIZQI 7C
13. SITI JAMI'ATUL MUFASSILAH 7C
14. MAYLITA INDIANI PUTRI 7F
15. MELANI CAHYA NING RUM 8A
16. ILHAM FAHRI 8A
Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama antara peserta, narasumber dari puskesmas, serta pembina PMR sebagai bentuk kebersamaan dan dokumentasi kegiatan.
Melalui kegiatan ini, UPT SMP Negeri 2 Jatirogo berharap para murid akan dapat lebih peduli terhadap kesehatan mental, baik untuk diri sendiri maupun orang lain, serta mampu menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling mendukung. (Tim Red Pen Cakrawala/Queen)