Indahnya Berbagi di Bulan Suci Ramadan, UPT SMP Negeri 2 Jatirogo Salurkan Ratusan Zakat Fitrah kepada yang Berhak
Jatirogo,14 Maret 2026- Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan serta menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan sekolah, UPT SMP Negeri 2 Jatirogo melaksanakan kegiatan pengumpulan dan penyaluran zakat fitrah dari warga sekolah kepada siswa dan masyarakat yang berhak menerima. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda rutin setiap bulan Ramadan sebagai bentuk pembelajaran nyata tentang nilai-nilai keislaman, khususnya dalam menunaikan ibadah zakat.
Kegiatan pengumpulan zakat fitrah ini dikoordinir oleh guru Pendidikan Agama Islam yang bekerja sama dengan bagian kesiswaan. Melalui panitia zakat sekolah tersebut, pengumpulan zakat dilakukan beberapa hari sebelum Hari Raya Idulfitri. Zakat fitrah berasal dari siswa, guru, serta seluruh warga sekolah yang dengan penuh kesadaran dan keikhlasan menunaikan kewajiban zakatnya.
Dari hasil pengumpulan tersebut, zakat fitrah yang terkumpul mencapai 706 paket. Setelah melalui proses pendataan oleh panitia, zakat tersebut kemudian disalurkan kepada para mustahik atau pihak yang berhak menerimanya. Sebagian zakat diberikan kepada siswa UPT SMP Negeri 2 Jatirogo yang termasuk dalam kategori berhak menerima zakat, sedangkan sebagian lainnya dibagikan kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan.
Kepala UPT SMP Negeri 2 Jatirogo, bapak Mukmanan, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan pengumpulan dan penyaluran zakat fitrah ini tidak hanya bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga sebagai sarana pendidikan karakter bagi para siswa.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, serta semangat berbagi kepada sesama, khususnya di bulan suci Ramadan. Kami berharap zakat yang terkumpul dapat memberikan manfaat bagi siswa dan masyarakat yang membutuhkan serta membawa keberkahan bagi seluruh warga sekolah,” ujar bapak Mukmanan, S.Pd., M.Pd.
Secara tidak langsung bapak Mukmanan juga menjelaskan bahwa kegiatan zakat fitrah di sekolah merupakan bagian dari pendidikan karakter dan pembiasaan nilai-nilai keagamaan kepada siswa. Menurutnya, melalui kegiatan ini siswa tidak hanya memahami zakat secara teori, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana zakat dikumpulkan dan disalurkan kepada yang berhak.
Sementara itu, bapak Minanurrohman selaku guru Pendidikan Agama Islam sekaligus panitia zakat di sekolah menjelaskan bahwa proses pengumpulan zakat dilakukan secara terorganisir melalui masing-masing kelas dengan koordinasi panitia zakat sekolah.
“Alhamdulillah tahun ini zakat fitrah yang terkumpul berjumlah 706 paket. Zakat tersebut kemudian kami salurkan kepada siswa yang berhak menerima zakat serta masyarakat sekitar yang membutuhkan,” ungkap bapak Minanurrohman.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini memiliki nilai edukatif yang sangat penting bagi siswa. Menurutnya, melalui kegiatan tersebut siswa dapat belajar tentang makna zakat fitrah sebagai sarana menyucikan diri sekaligus bentuk kepedulian terhadap sesama manusia.
Secara tidak langsung bapak Minanurrohman juga menyampaikan bahwa antusiasme siswa dalam mengikuti kegiatan zakat fitrah setiap tahunnya cukup tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran berzakat dan semangat berbagi di kalangan siswa semakin tumbuh dan berkembang.
Melalui kegiatan pengumpulan dan penyaluran zakat fitrah ini, diharapkan nilai-nilai kepedulian sosial, kebersamaan, dan semangat berbagi dapat terus tertanam dalam diri para siswa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata bahwa sekolah tidak hanya menjadi tempat menuntut ilmu, tetapi juga tempat menanamkan akhlak mulia dan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. (Tim Red/ Nadia)