Meneguhkan Iman, Membentuk Karakter: Pesantren Ramadan UPT SMP Negeri 2 Jatirogo Hadirkan Pembelajaran Penuh Makna
UPT SMP Negeri 2 Jatirogo memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan dengan menyelenggarakan kegiatan pembelajaran yang berfokus pada penguatan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selama dua pekan, suasana sekolah terasa berbeda. Nuansa religius tampak sejak pagi hari ketika seluruh peserta didik mengikuti rangkaian kegiatan Pesantren Ramadan yang telah diprogramkan secara terstruktur.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat dhuha berjamaah di musholla dan beberapa ruangan lainnya. Dengan mengenakan busana muslim bebas yang tetap sesuai syariat, para murid mengikuti ibadah dengan khusyuk. Setelah itu, mereka menerima materi keagamaan yang disampaikan secara bergantian oleh para narasumber dari luar sekolah, yakni Ustadz Abdullah Fatich, Ustadz Sugeng, Ustadz Ahmad Nuruddin, Ustadz Moh. Ishomuddin, dan Ustadzah Istiqomah. Kehadiran para ustadz dan ustadzah tersebut memberikan warna tersendiri dalam proses pembelajaran karena materi disampaikan secara komunikatif, kontekstual, dan mudah dipahami murid SMP.
Materi yang diberikan meliputi tajwid, Baca Tulis Al-Qur’an (BTA), puasa, akhlak dan budi pekerti, thaharah, salat, tauhid, cinta Rasul, hingga zakat. Seluruh topik disampaikan secara sistematis selama dua minggu, sehingga murid tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga penguatan nilai-nilai karakter Islami dalam kehidupan sehari-hari. Ruang-ruang kelas pun didesain senyaman mungkin agar murid dapat belajar dan berdiskusi dengan suasana yang kondusif.
Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung yang dipandu oleh bapak dan ibu guru UPT SMP Negeri 2 Jatirogo. Pada tahap ini, murid mempraktikkan tata cara wudhu yang benar, bacaan salat sesuai kaidah tajwid, hingga simulasi pelaksanaan zakat. Pendampingan intensif dari guru menjadi bagian penting agar pemahaman murid semakin mendalam dan aplikatif. Rangkaian kegiatan harian kemudian ditutup dengan salat dhuhur berjamaah sebelum para murid kembali ke rumah masing-masing.
Kepala UPT SMP Negeri 2 Jatirogo, Bapak Mukmanan, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program ini. “Pesantren Ramadan bukan sekadar kegiatan rutin tahunan, tetapi menjadi ruang pembinaan karakter spiritual peserta didik. Kami berharap nilai-nilai yang ditanamkan selama Ramadan dapat terus melekat dan tercermin dalam sikap serta perilaku murid, baik di sekolah maupun di rumah,” tuturnya.
Senada dengan hal tersebut, Ibu Muawanah, S.Pd., selaku tim kesiswaan yang mengoordinasikan program Pesantren Ramadan, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah dirancang secara matang. “Kami menyiapkan program ini agar murid tidak hanya mendapatkan tambahan pengetahuan agama, tetapi juga mengalami pembiasaan ibadah secara langsung. Harapannya, setelah Ramadan berakhir, kebiasaan baik itu tetap berlanjut,” ungkapnya.
Melalui kegiatan Pesantren Ramadan ini, UPT SMP Negeri 2 Jatirogo menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam aspek spiritual dan berakhlak mulia. Ramadan pun menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan karakter bagi seluruh warga sekolah.(Tim Red Pen Cakrawala/Novi)